Semangat pagi

Live is about a choice, depend on the frame of mind we choose

Kosongkan cangkir jiwamu November 18, 2007

Filed under: Renungan — muliaarif @ 4:58 pm

Pagi ini bolak-balik buku yang ada perpustakaan kecilku. Saking kecilnya, isinya dikit🙂 Aku menemukan kutipan yang bisa dipakai untuk ditelaah dan dirasakan getarannya yang bisa menggeser ke arah perubahan paradigma, satu lagi bahan untuk meningkatkan kualitas hidup.

Dikutip dari sebuah cerita Zen: Seorang samurai datang untuk berguru: “Tapi waktu saya sungguh terbatas.” Ia membutuhkan pencerahan instan!
Sang guru tersenyum: “No problem, sambil minum teh ya…”
Satu cangkir, dua cangkir, tiga cangkir…dan calon murid mulai gelisah. Keempat kalinya sang guru malah menuangkan teh hingga luber, tumpah keluar dari cangkirnya. Samurai itu tidak dapat menahan diri: “Apa yang sedang guru lakukan? Cangkir saya sudah penuh, lagi saya ke sini tidak untuk minum teh, tapi untuk memperoleh pelajaran, pencerahan.”
Sang guru tersenyum lagi: “Sebab itu, Nak…sebab itu…”
“Apa maksud guru?”
“Cangkir yang penuh tak dapat diisi lagi. Cangkir jiwamu pun penuh, nak. Kosongkan dulu, ciptakan sedikit ruang, supaya aku dapat mengisimu.”

Ciptakanlah ‘ruang’. Sama persis seperti komputer, file-file yang tidak terpakai harus dibersihkan dulu, delete, dihapus.Ruang yang penuh sesak tidak bisa menampung oksigen yang cukup.
Cerita ini jadi salah satu temanku di hari minggu yang cerah ini. I do enjoy my sunny sunday. Alhamdulillah, terima kasih ya Allah untuk hidup yang luar biasa ini.

Enjoy weekend and Tetap Semangat!

MA, 18 November 2007, 09.00 When laugh and tears has no more boundary…

 

12 Responses to “Kosongkan cangkir jiwamu”

  1. Yoga Says:

    Kosongkan jiwamu.. to be still first… then action…

  2. baliazura Says:

    nice sunday
    nice story
    good reflection

    tetap semangat

  3. mbak cantik..weekend dimana nih???

  4. muliaarif Says:

    Yoga: You always have your own words on anything. Mmm, 1 in a million ha?

    Baliazura: Yes, nice to see you too! Tetap semangat!

    Adek: Biasa dek, nyari pencerahan di dalam dan luar rumah. Jkt sekarang lagi mampet karena banjir dan pembangunan busway. So, perhitungan harus mateng, biar gak weekend di jalan. Adek ama Bli ngelembur ya? Loyal banget ya…. Tetap semangat!

  5. Yoga Says:

    I wish 1 in a million for possitive things…
    I am not patient … wait for your next writing…

  6. muliaarif Says:

    Yoga: Seng sabar yo, jarene wong sabar ususe dhowo? (bener gak spellingnya?)

  7. agoyyoga Says:

    Sing sabar yo… berarti ususku pendek nih… pantas kok cepet lapar…

  8. baliazura Says:

    Yoga: Seng sabar yo, jarene wong sabar ususe dhowo? (bener gak spellingnya?)

    wah..sekarang lagi kursus bahasa jawa nich?

    Iya,minggu kemaren gawe,lumayan buat blog walking:mrgreen:

  9. muliaarif Says:

    Yoga: Waks, itu seh dah keliatan kalo memang dikau mengalami penyusutan usus. Terakhir ketemu memang engkau terlihat lebih ‘ehem’…. peace bos!

    Baliazura: Wealah Bli, sampeyan mboten ngertos, awak ikhi lha wong solo, tapi solowesi🙂

  10. Yoga Says:

    That’s… have no words for that…. let’s say therapy…😀

    btw… I am not patient.. really… where’s your writing today?

  11. fuadpahing Says:

    wah keren artikelnya, hehe
    bagus buat anak-anak muda

  12. muliaarif Says:

    fuadpahing: Yoi, anak muda banget yak! He…he… Makasih dah mampir ya, Tetap semangat!


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s