Semangat pagi

Live is about a choice, depend on the frame of mind we choose

Hiduplah dengan sengaja Oktober 29, 2007

Filed under: Puisi — muliaarif @ 5:07 am

Hiduplah dengan sengaja
Bersengajalah bernafas,
Bersengajalah bergerak,
Nikmati prosesnya,
Syukuri dengan segenap hati…

Hiduplah dengan sengaja
Maka hidup kan bercerita dengan penuh bahagia
Semua duka lara, hanya jadi titik kecil
dari lingkaran besar bahagia yang utuh…

MA, Jkt 29 October 2007, 11.59, A little secret of happiness😀

 

8 Responses to “Hiduplah dengan sengaja”

  1. Imm Says:

    Wah… Apa ada Hidup yang tidak disengaja mba??

    Mba ajarin aku dunk gimana cara berpuisi yang bagus??

    Salam kenal yah mba..

    Thx.

    Imm

  2. muliaarif Says:

    Imm: Hi juga, rasanya orang yang hidup ‘gak’ sengaja itu lebih sering aku deh. Bergerak berdasarkan kesibukan, bukan dimulai dari penghayatan ‘pergerakan’ itu sendiri. Maaf ya, aku banyak ngutip kata-kata, that’s all I understand. Mudah-mudahan dengan ‘hidup sengaja’, hal-hal yang ‘dianggap kecil’ pun selalu menjadi peluang untuk selalu bersyukur…

    Berpuisi yang bagus?aku juga lagi belajar koq. Ngamatin hidup diri sendiri, sekitar dan coba ngeliat apa maknanya, terus coba ditulis dengan kata-kata…. 😉

    BTW, sekarang blog mbak dah rame yak, terakhir aku ke sana, tulisannya masih dikit.

    Salam kenalnya dah dikantongin, nice to meet you! Tetap nulis ya, tetap semangat!

  3. Okky Maria, Dra, MSi Says:

    Prificiat ya .. puisiu bagus banget …. gimana cara membuat puisi yang menyentuh hati ya … ? Ajarin dong !! Salamku

  4. Baliazura Says:

    dengan hal terkecil yang disengaja akan jadi hal yang bisa kita nikmati prosesnya.

    berarti waktu kita bergerak,bernafas dan do everything kita sengaja dalam arti kita sadar apa yg kita kerjakan dan pikiran kita bekerja penuh,bukan pikiran bawahsadar dengan demikian kita masih bisa mengontrol pikiran,misalkan kita lagi senang berarti kita sadar kita lagi senang dan sebaliknya.dengan demikian kita ga loosecontrol.

    itu klo menurut saya lho mbak.

  5. muliaarif Says:

    Mbak Okky: Makasih commentnya. Untuk menulis puisi, kalo kata pakarnya, harus dibiasakan menulis setiap hari, apapun itu. Ntar juga ngalir sendiri. Ini juga saya lagi usaha mbak untuk bisa nulis konsisten, lumayanlah buat dijadiin cermin diri.
    Tetap semangat mbak!

  6. muliaarif Says:

    Baliazura: Hi Bli, semua dah termaktub dalam comment bli di atas. Kalo mo bahasa mudahnya mungkin, kalo mo idup lebih berarti mbok setiap moment jangan bablas gitu aja, ‘amati’ dan ‘nikmat’ serta syukuri sekuat kita… sama-sama belajar ya bli… Matur suksma…

  7. munif Says:

    kalo saat aq menikmati waktu dengan renungan apakah juga aq termasuk makhluk yang sengaja hidup dalam sebuah maya kerenungan……….?

    kalo saat desahan-desahan kekesalan aq lahirkan lewat rongga2 khidupan apakah aq baru saja menikmati kesengajaan dalam bernafas????

    kalo aq saja bergerak tapi gerak ku tak dapat mngusir kesendirianku apakah aq baru saja sengaja bergerak…….???

  8. muliaarif Says:

    Munif: Just slow down, and you will understand. Tetap semangat!


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s