Semangat pagi

Live is about a choice, depend on the frame of mind we choose

Semangkuk Mie Instan Mei 18, 2007

Filed under: Renungan — muliaarif @ 6:13 am

Dengan terburu-buru, aku menyelesaikan cucian bajuku yang numpuk. Rencananya seh pengen makan siang di luar setelah ngejemur cucian. Udah mandi, udah wangi ditambah perut laper. Kupercepat proses jemur-menjemur, biar lebih cepat makan siangnya. But guess what, baru saja aku selesaikan jemuran yang terakhir, hujan turun dengan deras. Selain harus kerja dua kali dengan memindahkan jemuran, aku juga harus menahan diri untuk tidak keluar rumah karena hujan. Nasib, pengen makan enak, end up-nya makan mie instan juga. Dzig!

Tapi tunggu sebentar, setelah mie instanku sudah di mangkuk, aromanya yang mengundang mengirim sinyal ke otakku, betapa, dengan mie instan ini, Allah sudah memberiku kemudahan. Masih ada orang di luar sana yang ingin makan mie instan saja tidak mampu membeli karena tidak punya uang atau malah mampu membeli tapi tidak bisa menikmati karena sakit sehingga tidak bisa makan dengan normal.

Hmm, ternyata dengan semangkuk mie instan, aku belajar sesuatu. Subhanallah….

MA, Jkt 18 May 2007, 1.08 PM, Hujan, petir dan angin…

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s