Blink!

aku begitu menginginkannya
sampai dadaku penuh sesak
aku tertegun
begitu aku tak pernah tahu rahasia Tuhan
sangat amat rahasia

ketika kuberpaling
masa lalu bercerita, berkejaran
hmmm masa itu
aku ingin lupa
tapi sedikit cerita dariku
semakin ku menjauh, semakin nyata cerita itu

Kututup sebentar mataku
kukumpulkan kekuatan itu
kuhadapi kenyaataan itu
dan aku berhasil menerimanya
sebagai kenyataan
bukan sebagai ilusi, juga mimpi

oh kenyataan
ternyata memang engkau perlu ditemani
ditantang untuk berlari bersama
agar kau cerita hikmah dibalik dirimu

aku tatap sekali lagi
aku kuatkan hatiku
aku bisa
bisa berteman dengan kenyataan
menerima
dan dadaku tidak lagi sesak…

biar kuceritakan kawan
hadapi dan terima kenyataan
karena itu lebih indah daripada lari darinya
Blink!

MA, Jkt 18 January 2009, 21.21 Oops, I did it again!

~ oleh muliaarif di/pada Januari 19, 2009.

7 Tanggapan to “Blink!”

  1. Blink, blink.. :)
    Sekali lagi, belajar tentang manusia yang mudah beradaptasi dan luwes menyikapi sesuatu, dan yang paling nyaman, adalah ketika bisa menerima kenyataan. Ia tak akan menohokmu lagi dari belakang, dan ia tak akan mengkhianatimu, sejatinya.

  2. Jangan pula berlari karena itu akan menjauhkanmu dari dirimu…

    Salam kenal yaaa..

  3. Kita tak pernah bisa lari dari sbuah kenyataan.., kenyataan harus d hadapi dan d jalani. Hmm kayaknya aq dah lama gak kemari.

  4. haaaaaaaaiiiiiiiii……..mbak cantik…
    lama nih g ketemu….apa kuabarrr….???

  5. pahit…..T_T

  6. wah lagi ujian kenaikan tingkat lagi
    slamat………..

  7. maaf ya mbk puisi nya banyak yg tak kirim ke tmen2 cz bgus2 seh..

Tinggalkan Balasan