Jangan ngerasa…
Jangan ngerasa sudah kaya,
Kalau orang masih tercengang dengan kekayaan kita…
Jangan ngerasa sudah berilmu tinggi,
Kalau orang masih tidak mengerti apa ‘maksud’ kita…
Bukankah kebahagiaan yang hakiki adalah saat orang lain berbahagia, karena sudah terkena ‘imbas’ kekayaan dan ketinggian ilmu kita?
Kalau saat ini sudah berlimpah harta dan berilmu tinggi, jangan merasa itulah arti yang harfiah, jika masih banyak yang belum kita bagi dengan apa yang kita miliki… karena ternyata dengan tidak berbagi, semuanya hanya hologram saja, tidak nyata, tidak bernyawa.
MA, Jkt 13 March 2008, 16.12, duh….

mantap mbak!
‘ojo dumeh’
kadang itu yang orang lontarkan untuk memberi rambu agar jalan terarah dan tidak kebablasan.
ilmu yang berguna adalah ilmu yang diamalkan
Yoga: Sip bos!
Baliazura: You are in brother!
tulisan mbak jadi bahan refleksi untukku, makasi mbak..
adek: berlaku sama juga untuk aku. Makasih ya dek
matabzzz!
jangan lupa pake prinsip padi..matin tua makin merunduk….makin banyak ilmu jangan sok tau.
btul….bos…kadang, orang merasa sudah melebihi segelanya….dan itu yang membuat hidup saat ini rusak-rusakan….mingkin…???
http://pilabeanku.wordpress.com
chandra61: Yes! Tetap semangat!
pilabeanku: Sip bos!
Hologram …
Hmmm itu perumpamaan yang sangat indah Kak …
Terima kasih pencerahannya …
Salam saya
so sweeeeeeeeet, keren mbak.