Brain Dominance – Part 2
Lanjutan dari Brain Dominance – Part 1
Kenapa disebut Brain Dominance, karena ternyata bentuk otaknya memang lebih dominan dibanding bagian otak yang lain. Jadi jika ternyata BD anda adalah Intuiting (I) , yang inferior adalah bagian Sensing-nya (S), begitupun juga sebaliknya, jika yang dominan Thinking (T) maka Feeling-nya (F) akan inferior, inget aja garis diagonalnya ya. Ini akhirnya menjawab, bahwa kita jadi manusia tuh memang tidak ada yang sempurna dan tidak bisa berdiri dan bekerja sendiri. Kita selalu membutuhkan orang lain untuk memberi kita pandangan yang berbeda, makanya selama namanya masih manusia, perbedaan pendapat itu sudah bagian dari ceritanya. Nah, setidaknya ada pencerahan lah bahwa kita memang harus menghargai orang lain.
Sekarang tips untuk pengembangan dari setiap BD
Sensing:
Selalu optimis, tubuh bugar dan prima, hidup disiplin
Memori besar, cepat tanggap, juara aneka kecakapan, tukang kelas satu
Thinking:
Penuh inisiatif, selalu mencari yang penting
Analisa strategis, mampu membedakan fakta dan opini
Intuiting:
Pandai bersinergi, pandangan jauh ke depan, tidak pernah mentok – fokus pada peluang
Meneruskan ide cemerlangnya, prestasi di kelas berkualitas, pandai ke luar kotak
Feeling;
Kendali diri kuat, persuasif, empati, berubah cepat
Siap berhubungan dengan musuh, memaafkan, memberi lebih banyak
Tanpa bermaksud ‘membunuh’ sisi kurangnya dari setiap BD, sebaiknya kita fokus pada pengembangan dari kekuatan BD yang kita miliki, agar kita bisa lebih ‘cerdas’ dan lebih cepat sampai garis finish.
Kalau penasaran pengen lebih tahu detailnya (karena yang saya bahas hanya bagian kecil), tanpa maksud untuk berpromosi silahkan beli bukunya berjudul Kubik Leadership atau ikuti pelatihannya dengan nama yang sama, kalau nggak salah diadakan sebulan sekali di Jkt.
Tomorrow is another day, so? Tetap semangat!
MA, Jkt 26 November 2007, 17.39, Today is monday… mmm, monday huh?

Thank you for the article.. semoga aku bisa naik tangga setelah mengenali BD-ku…
wah..pandai keluar kotak… tul banget ya.
thanks udah bagi ilmunya.nanti saya coba cari bukunya,tapi kalau boleh pijem donk mo di poto copi (wah pembajakan)
Yoga: Aamiin. Attacking root cause kan. Semoga sukses ya! Tetap semangat!
Baliazura: Ehem… biar berkah, belilah buku yang asli
*masang muka jaim*
Iya nih Bli Parto… ;-D
Ijin Copy paste, nggih!
jazakillah
zlamzani: Nggih, monggo…
Ibu MA,
kalau tidak salah ada test khusus untuk penilaian BD kita.. Boleh sharing?
Mbak kok aku masih bingung ya tentang BD-ku…
Ternyata aku ini gk kenal ma diri aku sendiri
Huh…
Yoga: Sorry, I don’t think that it is for public publish, as to do that I need to ask for permission to the owner. Intellectual property.
Ravenska: Halo Mbak Reni, kalo butuh sharing yang lebih detail, bisa lewat email ya mbak… Seandainya tulisan mbak Reni lebih banyak dan bervariasi di blog mbak, mungkin saya bisa ‘nginceng’ kira2 BD-nya apa. Ok Mbak, Tetap semangat!